Nama : Nuri Mufidatul Ulya
NIM : 1802050232
Kelas: 4B Farmasi
Teori yang berlaku sampai saat ini
NIM : 1802050232
Kelas: 4B Farmasi
Teori yang berlaku sampai saat ini
“BERAS
KENCUR UNTUK MENAMBAH STAMINA TUBUH”
Beras
kencur adalah minuman tradisional yang terbuat dari beras yang sudah
dibersihkan dan dihaluskan, kemudian di tambahkan dengan kencur, untuk
menambahkan rasa manis dan agak asam pada beras kencur di tambahkan gula jawa
atau gula merah dan sedikim asam jawa. Beras kencur ini memiliki kandungan
vitamin B, minyak atsiri, alkaloid. Minuman beras kencur ini memiliki banyak
manfaat bagi manusia. Dan teori yang masih di percayai oleh masyarakat
menegenai jamu beras kencur adalah dapat menambah nafsu makan
Khasiat beras kencur yang sering
diperbincangkan adalah dapat menambah nafsu makan. Jamu ini merupakan campuran
dari kencur, beras, gula merah, dan asam jawa. Konsumsi beras kencur tidak ada
batasan usia dan dapat di konsumsi oleh berbagai rentan usia, sehingga aman
dikonsumsi anak-anak maupun orang dewasa. Fungsinya untuk menambah nafsu makan
dan biasanya ditujukan untuk anak-anak. Sedangkan pada orang dewasa beras kencur
bisa menjadi penambah stamina tubuh agar tidak mudah lelah dan lesu.
Alasan teori ini masih dipercaya oleh
masyarakat didukung dengan penelitian Herbi,2015, dan direktorat gizi depkes
RI, 1981. yang menyatakan bahwa rimpang kencur mempunyai beberapa kandungan senyawa
yang banyak dimanfaatkan pada pengobatan metode herbal. Senyawa yang terdapat
pada kencur antara lain pati mineral, alkaloid dan minyak atsiri. Sedangkan
beras mempunyai kandungan karbohidrat tinggi yang memiliki peranan penting
untuk menambah energy pada tubuh
Daftar
Pustaka
Direktorat
gizi depkes RI, 1981
Teori yang direvisi.
“ES
KRIM JAMU TRADISIONAL BERAS KENCUR”
Jamu merupakan salah satu
jenis obat tradisional asli dari Indonesia yang cukup dikenal oleh masyarakat
kita. Kebiasaan minum jamu sudah menjadi budaya bangsa Indonesia secara turun
temurun dari nenek moyang, sehingga terus tumbuh dan berkembang. Pada zaman
dahulu, jamu gendong beras kencur (Oryza sativa L.;Kaempferia galangal L.)
dibuat dengan metode sederhana, menggunakan alat-alat yang sederhana dan berupa
jamu siap minum. Sedangkan pada zaman sekarang, jamu gendong beras kencur
dibuat dengan metode yang lebih modern dan tentunya menggunakan alat-alat yang
lebih canggih sesuai dengan perkembangan jaman saat ini.
Untuk memanfaatkan
teknologi yang sudah berkembang ini, salah satu mahasiswa Akademi Keperawatan
Pemkab Ngawi membuat Es Krim jamu tradisional Beras Kencur. Ia membuat sediaan
tersebut karena ia merasa jamu tradisinal jaman dahulu kurang menarik jika
dibandaingkan dengan perkembangan sediaan minuman yang lainnya sehingga minat
masyarakat terutama anak kecil terhadap jamu semakin rendah. dan berdampak pada
budaya minum jamu lambat laun akan menghilang.
Pada percobaaan pembuatan
Es Krim Jamu Tradisional Beras Kencur ini terbukti bahwa masyarakat lebih
menyukai bentuk sediaan Es Krim daripada jamu siap minum. Dengan berkembangnya
teknologi maka harus ada inovasi-inovasi baru agar jamu tidak tergerus oleh
perkembangan jaman.
Daftar
Pustaka
Hidayah.
Nurul. 2018. Kajian Formulasi, Karakteristik Fitokimia dan Sensori Es Krim
Jamu Tradisional Beras Kencur. Akademi Keperawatan Pemkab Ngawi.
Teori Baru
"PENGARUH
PEMAKAIAN MASKER MENTIMUN TERHADAP
PERAWATAN
KULIT WAJAH BERJERAWAT"
Kulit adalah lapisan
paling luar yang membungkus seluruh tubuh dan melindungi alat-alat tubuh bagian
dalam.Kulit berfungsi sebagai pelindung,absorpsi, ekskresi, pengatur suhu tubuh
(termoregulasi), pembentuk Vitamin D,peraba dan juga sebagai penunjang
penampilan. Salah satu masalah pada kulit wajah yang banyak dialami terutama
oleh remaja dan dewasa usia 17-25 tahun adalah jerawat.
Jerawat terdiri atas 2
tipe yaitu jerawat tipe non-inflammatory dan tipe inflammatory, jerawat tipe
inflammatory memiliki beberapa jenis diantaranya papula, pustula, nodul, abses,
dan milia.Papula memiliki karakteristik gundukan merah, sedikit meradang, namun
tidak memiliki puncak karena belum penuh dengan nanah.Perawatan kulit wajah
berjerawat dapat diatasi dengan cara melakukan perawatan secara modren dan
tradisional dengan cara memakai obat jerawatuntuk perawatan secara modren
sedangkan untuk perawatan secara tradisional menggunakan bahan bahan
tradisional seperti mentimun dengan melakukan perawatan wajah berjerawat secara
tepat dan teratur.
Menurut Utami (2011:3)
mentimun adalah bahan penyegar yang dingin, obat pembersih sekaligus pelembab
dan untuk perawatan kulit berjerawat.Irisan mentimun maupun sari mentimun dapat
dijadikan masker atau ditempelkan pada wajah secara rutin untuk menghambat
hadirnya jerawat, keriput, membuat kulit makin lembut. Santoso (2005:2) juga
mengungkapkan bahwa:Mentimun merupakan buah yang rendah kalori, kaya akan
airdan merupakan sumber vitamin C dengan kandungan yang cukup tinggi, juga
mengandung flavonoid. Diketahui bahwa vitamin C dan flavonoid mempunyai efek
sebagai antioksidan dengan memutus reaksi radikal bebas yang sangat reaktif
yang cenderung membentuk radikal baru.Disamping itu, mentimun juga memiliki
banyak manfaat, salah satunya untuk perawatan kulit berjerawat.
Alasan:
wajah merupakan bagian
tubuh yg dilihat pertama kali oleh org lain, sering kali banyak orang yg tidak
percaya diri karena beberapa masalah yg terjadi pada wajah salah satunya yaitu
wajah yang berjerawat. selain itu banyak orang tidak mau ribet untuk melakukan
perawatan keluar rumah karena beberapa kendala tertentu.
masker mentimun yang
digunakan terhadap perawatan kulit yang berjerawat ini merupakan masker yang
dibuat dari bahan alami dengan berbagai kandungan yaitu flavonoid, vitamin K,
serat, potasium, dan masih banyak lagi. Dengan bentuk sediaan masker ini orang
orang tidak perlu susah atau ribet untuk melakukan perawatan pada kulit yang
berjerawat.
Berdasarkan uraian data
diatas diartikan bahwa penggunaan masker mentimun untuk perawatan kulit wajah
berjerawat dengan penggunaan satu kali dalam seminggu dapat memberikan pengaruh
yang baik terhadap perawatan kulit wajah berjerawat pada indikator warna,
diameterdan jumlah jerawat.jerawat dikulit wajah secara keseluruhan menuju
keberhasilan yang maksimal meskipun belum menunjukan hasil seperti pada
frekuensi pemakaian dua kali dalam seminggu.
Daftar
Pustaka :
Utami,
Sylvia Kusumaputri.2011. Sehat dan Segar
dengan Mentimun (Curcumis sativus L). Artikel penelitian.
Lindawati
Ayu. 2017 Pengaruh Pemakaian Masker Mentimun terhadap Perawatan Kulit Wajah
Berjerawat. Padang. Fakultas Pariwisata dan Perhotelan Universitas Negri
Padang.
Santoso,
Kuncoro Puguh. Dkk. 2005. Pengaruh Ketimun (Cucumis Sativus) Sebagai
Antioksidan terhadap Perlindungan Kerusakan Membran Sel Akibat Pemberian Asap
Rokok Jurnal (Online). Jurnal Penelitian Medika Eksakta.


